Translate

Sabtu, 23 Juni 2012

INVESTASI Tanpa Resiko

Suplemen harian Republika beberapa waktu yang lalu sempat menampilkan tema tentang melek investasi. Melek investasi artinya membuka mata dan pikiran tentang betapa pentingnya arti investasi itu. Investasi sebagai sebuah hasil pemikiran yang meletakkan dasar keekonomisan yang mengelola aset pribadi ke dalam suatu sistem yang bertahap, sehingga pada suatu saat dalam jangka waktu tertentu dan terencana beberapa tahun ke depan akan dihasilkan aset yang tumbuh berkembang menyesuaikan situasi dan kondisi perekonomian negara pada saat itu.


Pilihan investasi ada banyak ragamnya. Namun, sebelumnya kenali terlebih dahulu kemampuan diri. Pilihan untuk mencermati adalah sebuah kewajaran, mengingat dalam melakukan investasi harus mempunyai tujuan, harus melihat kemampuan keuangan, harus memperhatikan jangka waktu berinvestasi, dan tentu harus mencermati resiko investasi itu sendiri.


Ada beragam bentuk investasi, tetapi yang paling diminati oleh masyarakat, terutama masyarakat yang tinggal di perkotaan, di antaranya adalah investasi emas, properti, reksadana, dan asuransi. Tetapi bukan tanpa resiko dari beberapa jenis investasi tersebut yang ditawarkan ke publik. 


Ada satu hal yang orang kebanyakan belum banyak tahu tentang investasi yang satu ini. Ya, investasi kesehatan! Pasti setiap orang mendambakan hidup yang selalu ingin sehat. Siapa sih orang yang menginginkan dirinya atau anggota keluarganya ada yang sakit? Pada kenyataannya setiap orang tidak luput dari yang namanya sakit atau dihinggapi penyakit, mulai dari penyakit yang ringan hingga penyakit yang berat. Penyakit ini datang tanpa permisi dan datang begitu aja. Lalu, solusi apa yang sebaiknya ditempuh untuk mengatasi kedatangannya ini?


Seperti diketahui bahwa penyakit datang begitu saja disebabkan karena pola hidup seseorang yang tidak sehat. Bisa datang karena kebiasaan hidupnya yang tidak teratur, tidur larut malam, telat makan, mengkonsumsi makanan tidak sehat (junk food, soft drink, makanan dengan kalori tinggi, alkohol, dll), merokok, kurang berolahraga, dan lain sebagainya.


Seiring dengan meningkatnya usia harapan hidup disertai dengan semakin mahalnya biaya kesehatan, maka kesehatan menjadi mutlak mendapatkan prioritas utama. Untuk itu inilah saatnya  kita mengalihkan perhatian kepada investasi di bidang kesehatan.


Di saat seseorang berada pada usia produktif, biaya kesehatan relatif tidak terlalu menjadi beban karena umumnya sudah tersedia fasilitas asuransi kesehatan dari perusahaan atau instansi tempatnya bekerja. Namun, bagaimana seandainya seseorang sudah tidak produktif lagi karena faktor usia? Mereka yang mantan PNS, TNI, Polri dapat menggunakan dana pensiunnya untuk bekal hidup sehari-hari. Mereka yang mantan karyawan swasta dapat menggunakan dana tabungan atau investasinya yang telah mereka sisihkan selama bekerja bertahun-tahun.


Pada kenyataannya, usia produktif adalah saat yang tepat untuk memulai berinvestasi. Pilihan investasi kesehatan menjadi pilihan yang paling sesuai untuk melindungi seseorang dan keluarganya pada saat-saat memasuki usia pensiun.


Kesehatan adalah harta yang tak ternilai harganya. Mulailah hidup sehat saat ini juga. Berbekal tubuh yang sehat, aktivitas keseharian pun tidak akan terganggu. Merencanakan masa depan untuk anak-anak di dalam keluarga yang sehat merupakan jaminan mempersiapkan generasi yang tangguh untuk negeri tercinta - Indonesia. SEHAT adalah INVESTASI! 
Bookmark and Share